5 Maret 2014
TASK & PROCESS (TUGAS & PROSES)
Menurut Silberschatz : Suatu proses adalah lebih dari sebuah kode program, yang terkadang disebut text section.
Proses juga mencakup program counter, yaitu sebuah stack untuk menyimpan alamat dari instruksi yang akan dieksekusi selanjutnya dan register.
Menurut Tanenbaum : Suatu proses adalah sebuah program yang dieksekusi yang mencakup program counter, register, dan variabel di dalamnya.
Definisi – definisi proses:
Proses >>> berisi intruksi, data, program counter, register pemroses, stack data, alamat pengiriman dan variabel pendukung lainnya
Proses >>> program yang sedang dieksekusi.
Proses >>> unit kerja terkecil yang secara individu memiliki sumber daya dan dijadwalkan oleh sistem operasi.
Jenis tugas atau proses bergantung kepada jenis program, yaitu ; Tugas atau proses sistem & Tugas atau proses aplikasi
Tugas atau proses sistem, berasal dari program sistem. Mereka datang dari sistem bahasa, sistem utilitas dan sistem operasi. Tugas atau proses aplikasi, berasal dari aplikasi. Proses aplikasi memerlukan dua macam sumber daya. Pada suatu saat proses itu memerlukan prosesor dan pada saat berikutnya memerlukan alat (periferal), atau sebaliknya.

TASK & PROCESS SCHEDULING – STATUS PROSES TERHADAP PROSESOR (CPU)
Status proses menurut Tanenbaum:
Running: pada saat menggunakan CPU pada suatu waktu.
Ready: proses diberhentikan sementara karena menunggu proses lain untuk dieksekusi.
Blocked: tidak dijalankan sampai event dari luar, yang berhubungan dengan proses tersebut terjadi.
Status proses menurut Silberschatz:
New: status yang dimiliki pada saat proses baru saja dibuat.
Running: status yang dimiliki pada saat instruksi-instruksi dari sebuah proses dieksekusi.
Waiting: status yang dimiliki pada saat proses menunggu suatu event (contohnya: proses I/O).
Ready: status yang dimiliki pada saat proses siap untuk dieksekusi oleh prosesor.
Terminated: status yang dimiliki pada saat proses telah selesai dieksekusi.
TASK & PROCES Scheduling – Jenis
Penjadwalan (scheduling) :
1. Penjadwalan jangka pendek
Mengatur penggunaan prosesor dan periferal.
Yang diatur disini adalah tugas (task)
2. Penjadwalan jangka panjang
Menentukan tugas mana yang diterima menjadi proses
Yang diatur disini adalah proses (process)
TASK & PROCESS Scheduling – Penghentian Proses
Tidak selalu proses berlangsung tanpa henti dari mulai sampai selesai. Banyak proses yang mengalami selingan berhenti. Salah satu penyebab dari terhentinya kerja proses adalah pengaktifan konteks, dari pemakaian prosesor ke pemakaian alat.
PROSES PADA MULTIPROGRAMMING
Beberapa istilah yang perlu kita ketahui :
Multiprogramming >>> Menjalankan dua atau lebih program sekaligus dalam pelaksanaan proses. Atau sering disebut Manajemen banyak proses dengan satu pemroses. Suatu sistem Multiprogramming sudah pasti Multitasking, tetapi tidak sebaliknya
Multitasking >>> Pelaksanaan dua atau lebih tugas sebagai bagian dari program dalam persiapan pada penjadwalan.
Distributed Processing >>> Manajemen banyak proses yang dieksekusi di banyak computer yang tersebar.
Multiprocessing >>> Pelaksanaan sejumlah proses yang telah dijadwalkan.
Multiplexing >>> Pemecahan suatu waktu proses yang panjang dalam bentuk penggalan – penggalan waktu proses yang lebih pendek.
Time-Sharing >>> Pemakaian suatu sistem komputer secara bersama oleh dua atau lebih pemakai. Suatu sistem Time-Sharing sudah pasti juga Multiprogramming, Multitasking, Multiprocessing dan Multiplexing.
INTERUPSI PADA PROSESOR
Penghentian kerja prosesor merupakan suatu interupsi pada prosesor. Interupsi terjadi pada pengaktifan konteks. Karena dengan pengaktifan konteks, kegiatan prosesor untuk suatu proses dihentikan dan kegiatan prosessor dilanjutkan untuk proses lain.
Cara – cara interupsi:
Interupsi Langsung, Interupsi dilakukan secara langsung oleh suatu aplikasi atau komponen. Kebanyakan interupsi pada sistem komputer merupakan jenis interupsi langsung.
Interupsi Polling (tanya), Pada cara interupsi polling prosessor akan bertanya (poll) kepada sejumlah aplikasi atau komponen, apakah ada diantara mereka yang memerlukan prosessor.
Pembangkitan Interupsi
Pembangkitan Interupsi bisa berasal dari Program Aplikasi dan Prosessor. Biasanya prosessor melakukan interupsi apabila terjadi kekeliruan yang biasanya disebabkan oleh :
- Kapasitas data yang diisikan ke register melebihi kapasitas tampung.
- Apabila prosessor menemukan aktifitas terlarang.
Tindak Lanjut Interupsi
Tindak lanjut terhadap suatu interupsi meliputi sejumlah aktifitas sbb :
- Apakah interupsi akan dilayani atau tidak ?
- Jika dilayani, penanganan interupsi oleh interrupt handler
- Mengatur apa yang akan dilakukan oleh prosessor selanjutnya



