Tugas Mandiri – Pertemuan 14

Tugas Mandiri – Pertemuan 14
1. Sebutkan beberapa prinsip konkuresi dimana kegiatan ini berhubungan dengan ?
2. Waktu pengiriman bit-bit dan sumber pengiriman (source) harus sinkron (sesuai) dengan waktu penerimaan bit-bit yang diterima oleh penerima (received) dalam komunikasi antar proses disebut ?
3. Pemaksaan atau pelanggaran mutual exclusion menimbulkan ?
4. Sistem file pada mekanisme file yang diakses secara bersama menyediakan fasilitas untuk menjaga informasi hanya digunakan oleh pemakai yang diberi otoritas antara lain ?
5. Sebutkan beberapa tipe file dalam sistem operasi antara lain ?
6. Jelaskan pengertian remote job entry terminal atau remote batch terminal adalah ?
7. Logic terminal (programable terminal) yang dapat diprogram oleh pemakai komputer dam mempunyai microprosesor serta internal memory disebut ?
8. Sebutkan faktor – faktor yang mempengaruhi waktu read / write block disk antara lain ?
9. Pada sistem multiprogramming permintaan read/write lebih banyak dibandingkan dengan yang dilayani sehingga memerlukan

10. penjadwalan disk oleh kerna itu di sebutkan beragam penjadwalan tersebut antara lain ?
Tentukan Penjadwalan RR-FIFO dan RR-SJF no preempsi dengan QT = 3

 

JAWABAN

  1. – Alokasi waktu pemrisesan untuk proses-proses yang aktif

–  Pemakaian bersama dan persaingan untuk mendapatkan sumber daya

–  Komunikasi antar proses

–  Sinkronisasi aktifitas banyak proses

  1. Synchronous transmission
  2. Deadlock dan Startvasion
  3. Data Sharing
  4. – File Reguler : File yang berisi informasi, terdiri dari file teks dan file biner

–  File Teks : file yang berisi baris – baris teks (txt) file biner eksekusi (exe) dan file biner hasil dari program aplikasi

  1. Remote Job terminal mengirimkan program atau data (teks) untuk di simpan ke dalam komputer pusat tempat data di proses. Program itu akan dikerjakan secara batch, yaitu diolah setelah giliranya tiba.
  2. Intellegent Terminal
  3. – Seek Time ( waktu menggerakan lengan silisder )

–  Rotational delay ( waktu sektor komputer ke head )

–  Transfer Time

  1. Algoritma penjadwalan akses lintas disk

10.

22

RR-FIFO

23

  Tabel Penjadwalan FIFO

24

     RR-SJF

25

Tabel Penjadwalan SJF

TM 10

SOAL:

NP WT LP
A 0 5’
B 3 7’
C 5 2’
D 6 4’

 JAWABAN MENGGUNAKAN METODE SRTF

NP 0’ 3’ 5’ 6’ 7’ 11’ 18’
  K S K S K S K S K S K S K S
A T S A 2 H 0
B T 7 A 7 A 7 A 7 A 7 H 0
C T 2 A 1 H 0
D T 4 A 4 H 0

 

NP WT LP WM WR LT
A 10.00 5’ 10.00 10.05 5’
B 10.03 7’ 10.03 10.18 15’
C 10.05 2’ 10.05 10.07 2’
D 10.06 4’ 10.06 10.11 5’
        JUMLAH 27
        RATA-RATA 6,75

MENGGUNAKANMETODE SJF :

NP WT LP WM WR LT
A 10.00 5’ 10.00 10.05 5’
C 10.05 2’ 10.05 10.07 2’
D 10.06 4’ 10.07 10.11 5’
B 10.03 7’ 10.11 10.18 15’
        JUMLAH 27
        RATA-RATA 6,75

 

MENGGUNAKAN METODE FIFO:

NP WT LP WM WR LT
A 10.00 5’ 10.00 10.05 5’
B 10.03 7’ 10.05 10.12 9’
C 10.05 2’ 10.12 10.14 9’
D 10.06 4’ 10.14 10.18 12’
        JUMLAH 35
        RATA-RATA 8,75

Jadi, kesimpulannya adalahprose yang paling cepat adalah dengan menggunakan metode SRTF dan SJF dengan rata-rata yang sama yaitu 6,75 sedangkan dengan menggunakan metode FIFO rata-ratanya lebih besar yaitu 8,75.

TM7

SOAL :

Nama Proses

Waktu Tiba

Lama Proses

A

0

7’

B

2

3’

C

4

9’

D

5

4’

Jawaban menggunakan metode SJF (Shortest Job First) :

Nama Proses

Waktu Tiba

Lama Proses

Waktu Mulai

Waktu Rampung

LamaTanggap

A

0

0.07

10.00

10.07

7’

B

2

0.03

10.07

10.10

8’

D

5

0.04

10.10

10.14

9’

C

4

0.09

10.14

10.23

19’

Jumlah

43

Rata-rata

10,75

 Jawaban menggunakan metode FIFO (First In First Out) :

Nama Proses

Waktu Tiba

Lama Proses

Waktu Mulai

Waktu Rampung

LamaTanggap

A

0

0.07

10.00

10.07

7’

B

2

0.03

10.07

10.10

8’

C

4

0.09

10.10

10.19

15’

D

5

0.04

10.19

10.23

18’

Jumlah

48

Rata-rata

12

 Jadi kesimpulannya metode yang paling cepat yaitu dengan menggunakan metode SJF karena pada SJF rata-ratanya yaitu 10,75 sedangkan dengan menggunakan metode FIFO rata-ratanya yaitu 12.

TM6

1. Jika diketahui masing-masing TA1, TA2, dan TA3 = 5 detik dan TB1, TB2, TB3 = 3 detik, maka hitung kerja prosesor untuk mengetahui rata-rata lama tanggap waktu sis-sia setiap proses, rasio lama tanggap setiap proses, rasio pinalty setiap proses dimana lama prosesnya = 3 detik?

Jawab :

= TA1 + TA2 + TA3 + TB1 + TB1 + TB2 + TB3 / 6

=3(5) + 3 (3)/6

=15+9/6=24/6=4

Waktu Sisa :

WTA1= 5 – 3 = 2

WTA1= WTA2 = WTA3 = 2

WTB1= WTB2 = WTB3 = 3 – 3 = 0

Rasio tanggap (Rt) =t/TA1=3/5=0,6

=t/TB1=3/3=1

Rasio Pinalty (Rp) =TA1/t=5/3=1,67

=t/TB1=3/3=1

2. Jelaskan proses berserentak yang bergantian?

jawab :

Proses serentak secara bergantian artinya sepenggal – sepenggal.

serentak berpengal

3. Jelaskan kerja proses pada serentak?

Jawab :

  1. Multiprogramming : Menjalankan dua atau lebih program sekaligus dalam pelaksanaan proses.
  2. Proses Berurutan dan proses serentak : Kalau kita memiliki dua atau lebih proses, maka mereka dapat tersusun dalam keadaan berurutan atau serentak.

Proses Berurutan vs Proses Serentak

proses berurutan vs serentak

Proses Serentak Berpenggal

Pada prosesor tunggal, proses serentak bukan merupakan proses paralel. Pada prosessor tunggal proses serentak berarti pelaksanaan proses serentak berarti pelaksanaan proses dilaksanakan secara bergantian secara sepenggal.

proses sepenggal

Kerja Prosesor

Kerja Prosesor

4. Jelaskan status proses prioritas dan Preempsi?

Jawab :

  • Prioritas

Proses yang memiliki prioritas lebih tinggi harus didahulukan dengan diletakkan pada antrian terdepa dan mengunggu proses sedang berlangsung selesai, untuk kemudian proses dengan prioritas tersebut dilayani oleh prosesor.

  • Preempsi

Proses yang memiliki preempsi akan langsung diletekan didepan pada antrian dan menghentikan kerja prosesor yang sedang mengolah proses, mengeluarkan proses tersebut dari dalam prossesor sehingga proses yang dengan preempsi dapat dilayani.

5. Jelaskan status proses penjadwalan jangka panjang dan jangka pendek?

Jawab :

Penjadwalan Jangka-Panjang
Penjadwalan jangka-panjang merupkan keputusan untuk menambahkan program yang akan dieksekusi ke pool. Penjadwalan jangka-panjang menentukan program yang mana diakui sebagai sistem untuk diproses. Jadi, penjadwalan jangka-panjang mengontrol derajat multiprogramming (jumlah proses yang berada di dalam memori). Sekali diakui, sebuah tugas atau program pengguna menjadi proses dan ditambahkan ke antrian untuk penjadwalan-pendek. Dalam beberapa sistem, proses diciptakan baru saja dimulai pada kondisi swapped-out, dakan kasus dimana proses ditambahkan ke antrian untuk penjadwalan jangka-menengah.
Penjadwalan Jangka-Pendek
Penjadwalan Jangka-Pendek merupakan keputusan sebagai proses tersedia yang mana yang akan dieksekusi oleh prosesor. Penjadwalan tingkat tinggi mengeksekusi relatif jarang dan membuat keputusan secar garis besar saja tnentang diambilnya atau tidaknya suatu proses baru, dan mana yang akan diambil. Penjadwalan jangka-pendek ayng juga mengenal sebagai dispatcher sering kali mengeksekusi dan membuat keputusan yang lebih detail tentang tugas yang akan dieksekusi berikutnya.

TM5

1. Jelaskan status proses menurut Silberschatz dan  Tanenbaum ?

jawab : Menurut Silberschatz, suatu proses adalah lebih dari sebuah kode program, yang terkadang disebut text section. Proses juga mencakupprogram counter, yaitu sebuah stack untuk menyimpan alamat dari instruksi yang akan dieksekusi selanjutnya dan register. Sebuah proses pada umumnya juga memiliki sebuah stack yang berisikan data-data yang dibutuhkan selama proses dieksekusi seperti parameter metoda, alamat return dan variabel lokal, dan sebuah data section yang menyimpan variabel global.

Sama halnya dengan Silberschatz, Tanenbaum juga berpendapat bahwa proses adalah sebuah program yang dieksekusi yang mencakup program counter, register, dan variabel di dalamnya.

2. Jelaskan perbedaan antara tugas (task) dan proses terkait dengan penggunaan CPU?

jawab : Banyak tugas atau tugas ganda (Bahasa Inggris :Multitasking) adalah istilah teknologi informasi yang mengacu kepada sebuah metode dimana banyak pekerjaan atau dikenal juga sebagaiproses diolah dengan menggunakan sumberdaya CPU yang sama. Dalam kasus sebuah komputer dengan prosesor tunggal, hanya satu instruksi yang dapat bekerja dalam satu waktu, berarti bahwa CPU tersebut secara aktif mengolah instruksi untuk satu pekerjaan tersebut.

3. Buatlah diagram penghentian proses terkait dengan penggunaan CPU?

jawab :
Status Proses

 

Sebuah proses dapat memiliki tiga status utama yaitu:

  1. RunningStatus yang dimiliki pada saat instruksi-instruksi dari sebuah proses dieksekusi

  2. WaitingStatus yang dimiliki pada saat proses menunggu suatu sebuah event seperti proses M/K.

  3. ReadyStatus yang dimiliki pada saat proses siap untuk dieksekusi oleh prosesor

 

Terdapat dua status tambahan, yaitu saat pembentukan dan terminasi:

  1. NewStatus yang dimiliki pada saat proses baru saja dibuat

  2. TerminatedStatus yang dimiliki pada saat proses telah selesai dieksekusi.

 

Hanya satu proses yang dapat berjalan pada prosesor mana pun pada satu waktu. Namun, banyak proses yang dapat berstatus Ready atau Waiting. Ada tiga kemungkinan bila sebuah proses memiliki status Running:

  1. Jika program telah selesai dieksekusi maka status dari proses tersebut akan berubah menjadi Terminated.

  2. Jika waktu yang disediakan oleh OS untuk proses tersebut sudah habis maka akan terjadi interrupt dan proses tersebut kini berstatus Ready.

  3. Jika suatu event terjadi pada saat proses dieksekusi (seperti ada permintaan M/K) maka proses tersebut akan menunggu event tersebut selesai dan proses berstatus Waiting.

4. Jelaskan penjadwalan jangka pendek dan jangka panjang terhadap penggunaan prosesor?

jawab :
Penjadwalan Jangka-Panjang

Penjadwalan jangka-panjang merupkan keputusan untuk menambahkan program yang akan dieksekusi ke pool. Penjadwalan jangka-panjang menentukan program yang mana diakui sebagai sistem untuk diproses. Jadi, penjadwalan jangka-panjang mengontrol derajat multiprogramming (jumlah proses yang berada di dalam memori). Sekali diakui, sebuah tugas atau program pengguna menjadi proses dan ditambahkan ke antrian untuk penjadwalan-pendek. Dalam beberapa sistem, proses diciptakan baru saja dimulai pada kondisi swapped-out, dakan kasus dimana proses ditambahkan ke antrian untuk penjadwalan jangka-menengah.

Penjadwalan Jangka-Pendek
Penjadwalan Jangka-Pendek merupakan keputusan sebagai proses tersedia yang mana yang akan dieksekusi oleh prosesor. Penjadwalan tingkat tinggi mengeksekusi relatif jarang dan membuat keputusan secar garis besar saja tnentang diambilnya atau tidaknya suatu proses baru, dan mana yang akan diambil. Penjadwalan jangka-pendek ayng juga mengenal sebagai dispatcher sering kali mengeksekusi dan membuat keputusan yang lebih detail tentang tugas yang akan dieksekusi berikutnya.

5. Jelaskan langkah-langkah yang harus dilakukan interrupt handler untuk menangani interupsi?

jawab :

Interupsi adalah pusat sistem operasi, yang menyediakan cara efisien bagi sistem operasi untuk berinteraksi dan bereaksi terhadap lingkungannya.

Penanganan Interupsi

Ada beberapa tahapan dalam penanganan interupsi:

  1. Controller mengirimkan sinyal interupsi melalui interrupt-request-line
  2. Sinyal dideteksi oleh prosesor
  3. Prosesor akan terlebih dahulu menyimpan informasi tentang keadaan state-nya (informasi tentang proses yang sedang dikerjakan)
  4. Prosesor mengidentifikasi penyebab interupsi dan mengakses tabel vektor interupsi untuk menentukan interrupt handler
  5. Transfer kontrol ke interrupt handler
  6. Setelah interupsi berhasil diatasi, prosesor akan kembali ke keadaan seperti sebelum terjadinya interupsi dan melanjutkan pekerjaan yang tadi sempat tertunda.

TUGAS MANDIRI 4

1. Jelaskan Perkembangan sistem operasi yang di implementasikan pada setiap generasi komputer ?

  • Komputer generasi pertama : Tabung Vakum

–          Open Shop Operation Komputer pada masa ini tidak memiliki operating system (sistem operasi).

–          Operator Driven Shop Operation Pada jaman ini persiapan terhadap komputer dilakukan oleh operator khusus.

  • Komputer generasi ke dua : Transistor

–          Off-line Operation Komputer pada masa ini sudah menggunakan kartu lubang (puch card).

–          Buffer Operation Disini alat masukan dilengkapi dengan memory buffer (penampung).

–          Spool operation Spool = Simultaneous Peripheral Operation On-Line (Operasi periferal secara simultan pada saat online).

2. Jelaskan perbedaan antara Batch multiprogramming operation, Time Sharing OperationdanReal-time programming operation ?

  • Perbedaan sistem operasi time sharing operation  dengan batch multiprogramming operation adalah pada kecepatan giliran prosessor untuk melayani semua pemakai.
  • Real-time programming operation, begitu ada data masuk maka prosessor harus segera mengolah data itu. Sedangkan pada operasi batch multiprogramming operation dantime sharing operation data yang masuk tidak langsung diolah, tergantung apakah pekerjaan pengolahannya sedang berada pada posisi dimana prosessor harus mengerjakannya.

3. Jelaskan proses kerja prosesor ?

  • Pekerjaan >> User >> Komputer + Program (Tataolah)
  • Program (tataolah) yang dikerjakan itu disebut task (tugas) dan disebut juga process(proses).
  • Pelaksanaan task dan process terjadi di processor
  • Pada program yang paling dasar (yaitu dalam bahasa mesin), kerja prosessor berlangsung melalui instruksi dalam siklus jemput dan siklus kerja.

sidang peserta skripsi stmik/amik raharja

Nama : abdul goni

Nim : 0933463292

Jurusan : sistem komputer

Konsentrasi : CCIT

Judul : sistem pengaturan mode mesin penetes telur menggunakan smartphone android melalui media bluetooth

Pembimbing I : ignatius agus supriyono S.kom,Mm

Pembimbing II : diah aryani ST. M.kom

Pertanyaan dan tanya jawab kepada peserta sidang skripsi ;

1. apakah mesin ini dapat digunakan secara pararel?

peserta jawab; belum pernah dicoba

2. kenapa harus menggunakan smartphone android?

peserta jawab; karena smartphone android sudah banyak digunakan oleh masyarakat, dan harganya pun terjangkau

3. bagaimana cara mendapatkan suhu standart yang digunakan untuk meneteskan telur?

peserta jawab; cara mendapatkan standart suhu yang digunakan untuk meneteskan telur adalah dengan suhu 38°Cm untuk telur ayam selama 21 hari, telur puyuh selama 17 hari dan telur bebek 28 hari. selama kurun waktu tersebut suhu dalam ruangan peserta telur tidak boleh berubah.

 

cukup disini rangkuman yang saya buat dan menyimak dari sidang skripsi dari peserta stmik/amik raharja yaitu sistem pengaturan mode mesin penetes telur menggunakan smartphone android melalui media bluetooth.

 

Nur Irfan

1222474027

 

TUGAS RAHARJA CARER